Berita

Edukasi Kesehatan Cara Membersihkan Mulut Setelah Cabut Gigi

Senin, 19 Oktober 202610 dilihat
Edukasi Kesehatan Cara Membersihkan Mulut Setelah Cabut Gigi

Senin (19/09/2026) bertempat di Poli Gigi dan Mulut, Instalasi Pemasaran & Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bersama dengan Kelompok E1 PPDG Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) 2026 melakukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, telah dilaksanakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai “Cara Membersihkan Mulut Setelah Cabut Gigi”

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai cara menjaga kebersihan mulut yang benar setelah pencabutan gigi, sehingga proses penyembuhan luka dapat berlangsung dengan baik serta risiko komplikasi dapat diminimalkan.

Dalam edukasi ini, peserta diberikan informasi mengenai hal-hal yang perlu dilakukan dan dihindari pada hari pertama setelah pencabutan gigi. Peserta diingatkan bahwa kebersihan gigi tetap harus dijaga dengan menyikat gigi lainnya secara perlahan, tetapi area bekas pencabutan harus dihindari. Selain itu, kasa digunakan sesuai instruksi tenaga kesehatan, dan peserta dianjurkan untuk tidak berkumur atau meludah dengan kuat pada 24 jam pertama setelah pencabutan.

Peserta juga mendapatkan panduan mengenai teknik menyikat gigi setelah pencabutan. Penggunaan sikat gigi berbulu lembut (soft atau ultra-soft) dianjurkan, dengan gerakan perlahan dan tekanan ringan. Area luka tidak boleh disentuh atau dikorek, termasuk ketika terdapat sisa makanan di sekitar bekas pencabutan.

Tak kalah penting, edukasi membahas makanan, minuman, dan kebiasaan yang perlu dihindari selama masa pemulihan. Peserta diimbau menghindari makanan keras, lengket, terlalu panas, serta makanan dan minuman asam. Penggunaan sedotan, merokok, berkumur terlalu kuat, terlalu sering meludah, serta memainkan area bekas pencabutan menggunakan lidah atau jari juga perlu dihindari. Peserta diingatkan untuk menjaga kebersihan mulut dan mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Peserta turut diberikan informasi mengenai tanda-tanda komplikasi yang perlu diwaspadai, seperti demam, keluarnya cairan berbau tidak sedap, rasa tidak enak di dalam mulut, nyeri yang semakin meningkat, pembengkakan berat, serta nyeri menetap yang dapat menjalar hingga telinga. Gejala tersebut dapat mengindikasikan infeksi atau dry socket, yaitu kondisi ketika proses penyembuhan terganggu akibat hilangnya atau tidak terjaganya gumpalan darah pada soket bekas pencabutan. Apabila mengalami tanda-tanda tersebut, peserta dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter gigi.

Narasumber:

✨ Kelompok E1 PPDG Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI)

Fasilitator:

✨ Eryuniyanti, S.Sos., M.I.Kom.

✨ Asvaweni, SKM., M.Kes.

✨ Inke Citra Maharani, S.Tr.Kes.

✨ Jihan Herdiana Putri, S.Tr.Kes.

Penanggung Jawab:

✨ Dr. Fetrina Lestari, S.KM., M.K.M.

🦷 Sudah cabut gigi? Jangan abaikan perawatannya! Tetap jaga kebersihan mulut, lindungi area bekas pencabutan, dan segera konsultasikan kepada dokter gigi apabila muncul keluhan yang tidak biasa.

#EdukasiKesehatan#KesehatanGigiDanMulut#PerawatanPascaCabutGigi#GERMAS
RS Persahabatan
Memuat